Saya coba mulai share beberapa hasil oprek-oprek atau hasil dapat nemu kode yang berceceran di internet, yang mungkin akan berguna saat kita ingin mengembangkan aplikasi mobile. Kemarin saya penasaran bagaimana caranya mendapatkan koordinat device menggunakan GPS di BlackBerry 10, tentunya menggunakan BlackBerry Cascades Framework. Nah, karena kalau hard-code di C++ terlalu mainstream, saya cari tahu apakah kita bisa hanya dengan menggunakan QML untuk mendapatkan koordinat device. Setelah browsing mencari tahu, ternyata, BISA. Dan yang lebih menyenangkannya lagi, MUDAH.
Caranya pun mudah, pada dasarnya hanya butuh empat langkah (tentunya dengan kondisi kita sudah ada project yang terbuka di Momentics):
- Set permission location di bar-descriptor.xml, lalu pilih tab “Application”. Di dalam tab centang pilihan permission Location.

- Include library QtMobilitySubset di file QML yang akan kita tambahkan deteksi koordinat devicenya
import QtMobilitySubset.location 1.1
- Tambahkan atribut lokasi (kalau butuh)
// location attribute
property string latitude
property string longitude
property variant currentCoord
- Tambahkan attachedObjects, di sini logic utama untuk mendapatkan koordinatnya
attachedObjects: [
PositionSource {
id: positionSource
updateInterval: 10000
onPositionChanged: {
currentCoord = positionSource.position.coordinate;
latitude = currentCoord.latitude;
longitude = currentCoord.longitude;
positionSource.stop();
}
}
]
Setelah itu atribut longitude dan latitude dapat digunakan untuk keperluan lainnya. Selesai.
Saya mencoba mengetes proses pencarian koordinat GPS, dan ternyata koordinat didapatkan dengan sangat cepat.

Pada saat ini hampir semua perusahaan atau layanan memiliki website yang dapat diakses dari browser di komputer. Namun dengan pertumbuhan pasar perangkat mobile yang tergolong sangat positif dan signifikan, perusahaan, layanan, dan brand mulai merambah ke dunia mobile, dengan tujuan menyediakan informasi dan layanan yang sama di telepon genggam konsumennya. Namun beberapa masih belum dapat memutuskan apakah ingin menyediakan dalam bentuk web, atau aplikasi native yang berjalan di telepon genggam konsumennya.
Jika dilihat lebih mendalam, sebenarnya ada beberapa opsi jenis aplikasi yang dapat dipilih, dilihat dari sisi teknologi pengembangannya, antara lain:
- mobile web
- mobile web application
- native application
- hybrid application
Mari kita bahas satu persatu, termasuk keunggulan dan kelemahannya.
(more…)
Setelah acara BlackBerry Jam Europe 2013 kemarin, saya menyempatkan diri untuk extend untuk menjelajah negara yang terkenal dengan kincir anginnya ini. Empat hari saya sempatkan untuk pergi ke beberapa kota seperti yang direncanakan (dan beberapa kota tambahan yang mendadak saya kunjungi). Dari perjalanan ini saya mendapatkan beberapa kendala dan kesan tentang apa saja yang perlu kita miliki atau siapkan jika kita ingin melakukan trip ke Belanda. Perlengkapan ini mungkin tidak semuanya dibutuhkan, namun secara garis besar kita akan memerlukan hal-hal ini untuk dapat menjelajah Belanda dengan lebih nyaman dan efisien.
(more…)
Setelah lama tidak menulis blog lagi, kali ini saya akan bercerita tentang BlackBerry Jam Europe 2013 yang diadakan di Amsterdam pada tanggal 5-6 Februari 2013. Kebetulan kali ini saya ikut menghadiri BlackBerry Jam Europe 2013 sebagai salah satu BlackBerry Elite yang mendapat undangan dari BlackBerry (dahulu RIM) untuk hadir.
Seperti BlackBerry Jam sebelumnya di Asia dan Amerika, BlackBerry Jam Europe ini menjadi ajang berkumpulnya para pengembang aplikasi BlackBerry untuk memperkaya pengetahuannya dalam pengembangan aplikasi di BlackBerry. Acara ini adalah acara pertama yang diadakan setelah BlackBerry 10 Global Launch Event tanggal 30 Januari 2013 lalu di beberapa kota. Dan kali ini acara dihadiri tidak kurang dari 1500 peserta yang kebanyakan berasal dari beberapa negara di Eropa.
(more…)
Yes this was supposed to be published before 2013.
The year 2012 was one of most exciting year so far. Got some works and projects done, did a roadshow meetup with BBDevID to several cities, twice. I also got invited to attend BlackBerry 10 Jam in Orlando (I’ll always remember I got a 3-day US visa for this occasion). After that I was selected to be BlackBerry Elite and then got invited for BlackBerry Jam Asia in Bangkok. From this several events and trips I met a lot of awesome friends from around the country and region. Moreover, one I should be grateful most is that I can finish my graduate study.
There were also many surprises, ups and downs, and also many challenges. But so far I wanted to remember 2012 as an exciting year.
Now, talking about 2013. Hope that all of my plans will work: some products, collaborations and also projects.
So, happy new year, may this year brings joy and success!
Beberapa hari ini saya menyempatkan waktu untuk pulang ke Jakarta. Kebetulan lingkungan di sekitar rumah saya sedang ada pengerjaan betonisasi jalan. Sekitaran rumah saya memang terkenal langganan banjir karena biasanya kena luapan kali Krukut. Salah satu solusinya adalah meninggikan jalan. Rata-rata jalan ditinggikan sekitar 40 cm dengan cara dibeton (betonisasi). Beberapa bagian jalan sudah selesai, dan kebetulan juga beberapa hari ini curah hujan cukup tinggi di Jakarta, belum lagi kiriman air dari Bogor, membuat proyek peninggian jalan ini dihadapkan kepada salah satu ujian: jalanan yang bebas banjir.
(more…)
Seperti yang kita tahu, BlackBerry 10 akan diluncurkan sebentar lagi. Dan bagi para pengembang aplikasi, SDK dan bahkan devicenya sudah dapat dicoba untuk keperluan pengembangan aplikasi. Oleh karena itu ada baiknya, sebagai pengembang aplikasi, kita mengetahui apa yang bisa kita kembangkan, dan bagaimana cara pengembangan aplikasi di BlackBerry 10. Karena sebenarnya beberapa orang bertanya kepada saya, sebaiknya memilih opsi pengembangan yang mana. Pada dasarnya ada lima buah opsi platform yang dapat kita pilih jika ingin mengembangkan aplikasi di BlackBerry 10. Apa pertimbangan dalam memilih opsi pengembangan aplikasinya? Mari kita berkenalan dengan lima opsi ini:
(more…)
Jika pada beberapa tulisan sebelumnya saya membahas tentang cafe di Bandung, kali ini saya ingin bercerita tentang sebuah cafe di Jakarta, tepatnya di daerah Kemang: Never Been Better.
Cafe ini unik, aroma desain industry sudah terasa dari luar, dan yang membuatnya unik adalah interiornya. Meja, kursi dan beberapa ornamen yang digunakan adalah barang daur ulang. Bukan daur ulang tepatnya, namun mungkin lebih tepat barang bekas. (Karena biasanya barang daur ulang adalah barang yang dihancurkan lalu dibentuk menjadi barang yang baru berdasarkan bahan barang yang dihancurkan ini)
(more…)
Setelah cukup lama tidak menulis, dan untuk melanjutkan seri Working in Cafe, kali ini saya akan berbagi cerita tentang Rocca. Rocca ini adalah sebuah café di Jl. Progo, tepatnya di sebelah Hummingbird. Konsep dari Rocca sendiri cukup unik, dengan ruangan yang cukup luas di dalam, namun terlihat tidak begitu besar dari luar.
Rocca sendiri menurut saya cukup enak karena memiliki bangku dan meja yang cukup nyaman untuk bekerja. Ukuran mejanya sebenarnya tergolong kecil untuk sebuah laptop 13″ dan piring makanan. Namun biasanya orang kerja tidak sambil makan, jadi seharusnya ukuran mejanya tidak terlalu berpengaruh.
(more…)
I’ll start with one of my favourite.
Potluck Kitchen adalah salah satu cafe yang cukup sering saya kunjungi. Ada beberapa hal yang menjadi alasannya, 3 kriteria dasar terpenuhi (selama saya di sana mungkin ada beberapa lagu sabrina yang diputar, saya tidak sadar, namun biasanya saya memasang earphone dan menyetel playlist sendiri, hehe). Tempat ini tergolong strategis karen mudah dicapai oleh para mahasiswa UNPAD dan ITB, sehingga crowd dari cafe ini kebanyakan mahasiswa. Selain itu suasana tempatnya sendiri menurut saya cukup produktif, tidak terlalu ribut, kecuali kalau sedang ada kerumunan mahasiswa ngobrol, ini pun tidak terlalu ekstrim, biasanya bisa dikalahkan dengan earphone. Koneksi internet sejauh yang saya alami sih cukup memuaskan, colokan pun ada walaupun untuk beberapa meja saja. Hal lain yang menarik lainnya adalah meja panjang yang ada di satu bagian ruangan di cafe ini. Meja ini cukup panjang sehingga enak untuk digunakan sebagai tempat meeting yang tidak butuh privasi berlebihan, atau acara meetup. Jika butuh sedikit privasi, terdapat juga dua ruangan yang dapat dipakai, dengan rate khusus.
(more…)