Category Archives: BlackBerry

BlackBerry

BlackBerry 10 Dev Alpha

Hari kedua dimulai dengan BlackBerry 10 Dev Alpha device pick up. More update here soon!

update: setelah dicoba, blackberry 10 dev alpha di sisi OS memang belum seperti versi OS yang didemokan kemarin di keynote session, namun sudah cukup untuk para developer yang ingin mencoba develop aplikasi dengan native, webworks, dan Android tools. Sebenarnya OS di blackberry dev alpha adalah modifikasi dari BlackBerry Tablet OS 2.0. Terdapat slot micro sim, namun sementara ini tidak dapat digunakan untuk telpon dan SMS, dan bentuk komunikasi lainnya. Sementara ini hanya aplikasi kamera dan browser.

BlackBerry

BlackBerry World and BlackBerry 10 Jam 2012 – Keynote and Super Session

Pada hari ini BlackBerry World dan BlackBerry 10 Jam Conference dimulai! Kedua acara ini diadakan secara paralel di dua tempat yang berdekatan, yaitu Marriott Orlando Conferece Center untuk BlackBerry World dan Hilton Bonnet Creek untuk BlackBerry 10 Jam.

Pada kesempatan kali ini saya diundang untuk mengikuti event BlackBerry 10 Jam, yang memang lebih ditujukan kepada developer, dimana BlackBerry World lebih ditujukan kepada bisnis dan enterprise audience. Kedua acara ini dibuka dengan keynote session oleh President/CEO RIM, Thorsten Heins. Pada keynote-nya, Thorsten mempresentasikan visi BlackBerry ke depannya, dan tentunya sedikit preview tentang BlackBerry 10, OS selanjutnya untuk BlackBerry smartphone.

Thorsten menekankan bahwa BlackBerry dirancang untuk para BlackBerry people, yang berdasarkan studi mereka, bersifat hyper connected dan produktif. Data dari suatu badan survei, 63% pengguna smartphone secara global terhubung dengan social network, dimana 87% dari pengguna BlackBerry terhubung dengan social network. Orang-orang menggunakan BlackBerry untuk kebutuhan sosial, seperti chatting dan social network, serta untuk membantu produktivitas bekerja. Produktif dan responsif adalah obyektif dari RIM terhadap BlackBerry. Thorsten pun menekankan bahwa BlackBerry ke depannya akan lebih bersifat agile dan nimble.

Setelah itu Thorsten juga memberikan update tentang BlackBerry 10. Tidak tanggung-tanggung, pada keynote session ini Thorsten mengenalkan BlackBerry Dev Alpha, prototype device BlackBerry 10 yang khusus dibagikan kepada para developer yang mengikuti BlackBerry 10 Jam Conference (tidak dijual, dan juga masih prototipe) untuk membantu para developer menyiapkan diri untuk mengembangkan aplikasi yang nantinya akan berjalan di BlackBerry 10. Selain itu, RIM mendemokan penggunaan BlackBerry 10, preview dari UI dan bagaimana flow dari aplikasi di BlackBerry 10 nantinya.

Dari demo yang diberikan, BlackBerry 10 terlihat sangat mulus berjalan, navigasi jelas dan simpel. Menurut saya di BlackBerry 10, RIM mencoba kembali kepada akarnya, yaitu produktivitas. Mereka claim bahwa pengguna BlackBerry 10 dapat menghemat waktu lebih untuk produktivitas kerja yang lebih tinggi. Hal ini dapat dicapai dengan navigasi dan cara penggunaan yang mudah.

Selain UI yang benar-benar baru, hal lain yang menurut saya menarik adalah keyboard dan kamera. Keyboard pada BlackBerry 10 akan menggunakan gesture dalam menentukan prediksi kata. Pada saat demo terlihat bahwa pengetikan menggunkaan dua tangan dan satu tangan dapat dilakukan dengan mudah dan cepat. Sedangkan pada kamera, saat kita mengambil foto, pengguna dapat mengedit foto on-the-fly, real time. Pada video demo (bukan demo langsung), diperlihatkan satu kondisi saat kita sedang mengambil foto dua teman kita, namun salah satunya ternyata matanya tertutup saat difoto, secara real time kita dapat retake bagian foto yang ingin kita ganti, real time, on the fly.

Beberapa preview dan demo ini semakin membuat saya tidak sabar untuk mencoba device dan BlackBerry 10 khususnya, besok hari saat pembagian device kepada developer :)

Setelah keynote session, dan juga makan siang, sesi pun dilanjutkan dengan BlackBerry 10 Jam Super Session oleh Alec Saunders, Vice President Developer Relations RIM. Di sesi ini Alec memaparkan beberapa inovasi dan program yang menggiurkan kepada para developer aplikasi BlackBerry. Seperti biasanya, Alec memulai presentasi dengan mythbusting, yang saya rasa dia sangat baik membawakannya. Alec menyatakan bahwa RIM tetap akan, dan semakin berkomitmen untuk membantu para developer di seluruh bagian dunia. Dalam hal ini, akan ada BlackBerry certified developer, yang merupakan pengakuan standar developer BlackBerry. Selain itu seperti yang dituliskan di atas, setiap developer yang mengikuti acara akan mendapatkan Dev Alpha.

Program lainnya yang menurut saya cukup menarik, adalah penggunaan standar kualitas aplikasi yang masuk ke App World. Untuk para developer yang mengembangkan aplikasinya untuk BlackBerry 10 dan sesuai standar kualitas RIM, akan mendapatkan garansi $10,000 revenue dalam tahun pertama. Ya, garansi revenue.

Selain itu, untuk para early adopter developer yang dapat menyelesaikan aplikasi untuk BlackBerry 10 dan memiliki Dev Alpha, lapor ke Alec, lalu tukarkan Dev Alpha dengan device (mungkin) final, dan reward lainnya. Tidak hanya itu, RIM juga akan menjalankan program BlackBerry Jam Rewards, dimana setiap developer nantinya akan mendapatkan poin dari apa yang sudah mereka lakukan (misalnya submit aplikasi ke App World), dimana poin ini nantinya dapat ditukarkan dengan beberapa reward seperti free pass ke DevCon, atau mungkin ke BlackBerry Jam Conference selanjutnya. Selain sistem reward, sertifikasi, dan garansi revenue, RIM juga akan melakukan BlackBerry Jam World Tour ke 29 kota di seluruh dunia, termasuk Jakarta. Jadi untuk para developer yang tidak sempat datang ke BlackBerry 10 Jam kali ini, jangan berkecil hati, karena tengah tahun ini, Alec akan menghampiri kita ke Jakarta.

 

BlackBerry

BlackBerry 10 Jam Conference

Saya sudah dua kali datang ke BlackBerry Developer Conference Asia, tahun 2011 awal di Bali, dan tahun 2011 akhir di Singapura. Saya juga sudah pernah datang ke beberapa event BlackBerry seperti BBM Hackathon, BlackBerry Dev Day di ITB, dan event lainnya. Namun kali ini saya mendapatkan kesempatan untuk menghadiri BlackBerry 10 Jam Conference, yang merupakan acara paralel BlackBerry World, di Orlando, Florida.

Pada acara ini akan diperkenalkan teknologi dan fitur-fitur pengembangan aplikasi pada BlackBerry 10, yang merupakan sistem operasi brand new dari RIM untuk platform BlackBerry smartphone-nya. Sebelumnya smartphone BlackBerry merupakan pengembangan dari Java Mobile, yang sekarang tidak jelas masa depannya. BlackBerry 10 sendiri merupakan sistem operasi yang merupakan pengembangan dari BlackBerry Tablet OS, yang juga merupakan pengembangan dari sistem QNX.

BlackBerry 10 sendiri memperbolehkan para developer untuk mengembangkan aplikasi menggunakan beberapa jenis lingkungan pengembangan, Native C++ dengan berbagai kerangka kerjanya, dan juga menggunakan HTML5, juga dengan menggunakan berbagai bentuk kerangka kerjanya. Itu saja, yang berarti BlackBerry 10 tidak (sementara ini) mendukung aplikasi yang dibangun menggunakan Java, yang dapat berjalan pada BlackBerry OS 7 ke bawah.

Acaranya sendiri akan diadakan di Hilton Bonnet Creek, yang berada di area Disney World, Orlando. Acara akan diadakan 3 hari, 1-3 Mei 2012, walaupun sebenarnya rangkaian acara sampingan sudah diadakan pada tanggal 29 April (Partner Leadership Forum), dan 30 April (Appy Tweetup dan Reception Party). Menurut saya sendiri ini adalah pengalaman baru yang sangat menarik dan saya rasa beberapa hari ke depan akan banyak hal baru yang bisa didapat, termasuk developer device BlackBerry Dev Alpha, prototipe device smartphone BlackBerry 10 nantinya.

Ikuti tulisan laporan hariannya di sini, atau update yang lebih rapid dapat dilihat di timeline twitter saya, atau ikuti hashtag #BB10JamID :)

BlackBerry

Cerita tentang BlackBerry Casual Meetup 2012

Hi, sudah lama tidak menulis di sini, maklum akhir-akhir ini jadwal cukup padat sehingga saya pun lebih sering tweeting daripada menulis blog. Kali ini saya akan bercerita tentang apa yang komunitas saya, BBDevID, lakukan sejak bulan Maret ini.

Semua berawal di bulan Januari, kami memiliki ide untuk mengadakan suatu meetup event di beberapa kota di Indonesia. Inti meetup ini adalah untuk memperkenalkan BlackBerry development, khususnya PlayBook development kepada para developer lokal dan mahasiswa di kota-kota tersebut. Setelah melakukan beberapa koordinasi, akhirnya mulai bulan Maret diadakan BlackBerry Casual Meetup yang merupakan kolaborasi BBDevID, IDBerry dan komunitas developer lokal di kota-kota yang dikunjungi, antara lain Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Malang dan Bali. Acara ini pun disponsori penuh oleh RIM.

Pada acara ini kami mengadakan sharing tidak hanya pengetahuan teknis pengembangan aplikasi BlackBerry, namun juga pengetahuan non teknis seperti sharing tentang mobile industry, sharing tentang bagaimana membuat suatu startup, monetisasi aplikasi dan tuyul dihital, juga personal branding. Acara ini tergolong unik karena menggabungkan hal yang berbau teknis dan juga non teknis yang sifatnya membantu para developer untuk dapat memasarkan aplikasi buatannya, dan mendapatkan penghasilan, walaupun tidak begitu besar, yang penting recurring. Dan sesi yang paling seru adalah, di setiap akhir acara kami mengadakan tantangan kecil, yaitu mengembangkan aplikasi BlackBerry PlayBook dalam 90 menit. Ya, 90 menit saja!

Pada tantangan ini, peserta meetup diajak untuk membuat aplikasi atau porting aplikasi yang sudah ada, untuk dapat berjalan di PlayBook. Hasilnya? Memuaskan! Rata-rata 8-10 aplikasi diikutkan dalam tantangan ini. Peserta yang sudah menyelesaikan aplikasinya akan mempresentasikannya di depan para peserta lain dan juri, yang merupakan speaker dari event itu: Om Ded, Cak Uding, Leoni, Bryn, Ziyad, Ibnu, dan Saya. Dan di event ini kami juga mengumumkan suatu kompetisi besarnya, yaitu lomba pengembangan aplikasi di PlayBook menggunakan WebWorks dan Android. Hadiahnya pun beragam, dengan total hadiah Rp. 36 juta.

Antusiasme pesertanya pun cukup tinggi, event-nya pun tergolong sukses! Hal ini menjadi semacam candu untuk memompa semangat untuk sharing hal menarik lainnya kepada teman-teman yang lain.

BlackBerry

Menampilkan Dua Waktu Dengan Zona yang Berbeda di BlackBerry

Setelah tips sebelumnya tentang bagaimana menambahkan icon launcher browser, kali ini saya ingin membahas tentang bagaimana cara menampilkan dua waktu dengan zona yang berbeda di BlackBerry kita. Bagi orang yang sering bepergian atau sering melakukan kontak dengan orang lain di belahan dunia yang berbeda, tentu perlu tahu di tempat tersebut sedang jam berapa tanpa harus pusing menghitung sendiri.

Di AppWorld sendiri ada beberapa aplikasi untuk memungkinkan fungsi ini, namun, sebenarnya tanpa menggunakan aplikasi tambahan apapun, kita bisa menampilkan dua waktu dengan zona yang berbeda. Caranya mudah, kita buka aplikasi Clock.

Seperti yang bisa kita lihat, waktu saat ini ditampilkan di layar. Tekan menu > options. Lalu pilih Home Time Zone

Dan setelah itu di-save dan voila.. Tampilan clock kita pun berubah.

Mudah bukan? :)

BlackBerry

Membuat Launcher Website di BlackBerry 7

Tadi pagi saya mencoba untuk membuka suatu website menggunakan BlackBerry browser saya. Setelah melihat-lihat saya baru menemukan satu cara untuk membuat launcher di dalam menu BlackBerry, kalau sebelumnya ada beberapa situs yang memberikan file aplikasinya yang berupa launcher yang akan menjalankan browser dengan url tertentu. Kali ini dengan menggunakan BlackBerry 7 (dalam contoh kali ini saya menggunakan Bold 9900), kita dapat membuat sendiri launchernya dari browser.

Caranya sangat mudah, misalkan kita sedang berada pada satu halaman dengan url tertentu.

Kita klik icon globe yang berada di samping url address, dan pilih “Add to Home Screen”

Setelah itu akan keluar satu dialog untuk menentukan nama launcher yang diinginkan, serta beberapa properti lainnya

Selesai, setelah kita klik add, maka icon launcher akan muncul di Home Screen kita.

Mudah bukan?

BlackBerry

BBM 6.1 Beta Kini Dilengkapi Animated Avatar, Emoticon Baru, dan Hal Menarik Lainnya

Untuk para pengguna BlackBerry Messenger (BBM) yang menginginkan emoticon baru, avatar yang bisa bergerak dan hal menarik lainnya, kini BBM 6.1 sudah tersedia dalam versi Beta. Pada versi terbaru ini terdapat beberapa updates, antara lain:

  • Emoticon baru (seperti yang bisa dilihat di gambar di atas)
  • Dukungan atas avatar (display picture) yang bergerak menggunakan animated GIF 
  • Warna chat bubble yang bisa ditentukan sendiri. Sebelumnya kita tidak bisa mengatur warna chat bubble untuk profile kita, sekarang di BBM 6.1 kita dapat mengubahnya sesuai dengan keinginan.
  • Integrasi kamera dengan display picture BBM. Dengan fitur ini kita dapat mengubah display picture kita langsung saat selesai mengambil foto dengan kamera
  • Kapasistas personal message yang ditambahkan dari sebelumnya 80 karakter menjadi 160 karakter

Saya sendiri sedang mencoba mengunduh aplikasi ini via BlackBerry Beta Zone. Hasil review cukup baik, namun update ini hanya akan terlihat pada sesama pengguna BBM 6.1.

Penasaran dan ingin segera mengunduh versi betanya? Atau ingin menunggu versi finalnya? Untuk yang ingin mengunduh versi beta pastikan anda memiliki account beta zone dan pass codenya karena nanti akan ditanyakan setelah install aplikasi)

 

BlackBerry

BBM Apps Hackathon Jakarta

Pada tanggal 14-15 November kemarin saya datang ke acara BBM Apps Hackathon Jakarta yang diselenggarakan oleh RIM secara internasional dan bertempat di Ballroom Ritz-Carlton Pacific Place. Pada acara ini beberapa BlackBerry developer diundang dan ada juga yang diseleksi untuk dapat menghadiri acara ini. Acara dibuka dengan presentasi dari Sarim Aziz yang menjelaskan tentang BBM Social Platform dan BBM API, intinya dijelaskan apa saja yang bisa dilakukan oleh developer dengan BBM, agar aplikasi mereka semakin maksimal.

Setelah dilakukan presentasi dan briefing tentang hackathon (dan menandatangani surat perjanjian), acara pun dilanjutkan dengan open development, dimana setiap peserta boleh mengembangkan aplikasi baru atau menambahkan fitur BBM Social Platform ke dalam aplikasi mereka. Beberapa peserta ada yang membentuk kelompok, namun kebanyakan mengembangkan idenya sendiri-sendiri. Hal yang agak beda dari hackathon event kali ini adalah yang dinilai tidak harus aplikasi jadi atau prototipe, sekedar ide dan konsep pun tetap diterima (walaupun pada akhirnya yang juara adalah yang aplikasinya sudah jalan).

BBM Social Platform sendiri dapat diimplementasikan untuk aplikasi yang dikembangkan dengan Java ataupun WebWorks, fungsionalitasnya sama. Dinginnya pendingin ruangan tidak menyurutkan semangat para coder yang ikut acara ini. Terbukti dengan semua peserta terlihat serius dengan laptopnya, sampai tidak beranjak dari kursinya walaupun sudah masuk sesi coffee break.

Acaranya sendiri cukup menarik, tentunya dengan suguhan makanan enak dan bantuan 1-on-1 dari para engineer yang didatangkan langsung dari Toronto. Tak lupa, setiap peserta diberikan sebuah BlackBerry dan goody bags lainnya. Hari pertama pun dihabiskan dengan open development, karena pada hari kedua, selain presentasi tentang fitur BBM yang baru, setiap peserta hackathon akan mempresentasikan hasil kerjanya selama hackathon dan berpeluang untuk memenangkan hadiah tambahan yaitu PlayBook dan free accomodation di Singapura saat DevCon nanti (oya, BlackBerry DevCon Asia yang semula direncanakan berada di Bangkok akan dipindahkan ke Singapura dikarenakan musibah banjir yang tak unjung usai di sana).

Setelah makan siang setiap peserta satu persatu mempresentasikan hasil kerjanya di depan para juri dan peserta lainnya. Dikarenakan perjanjian yang dibuat dan ditandatangani pada hari pertama, saya tidak bisa mempublikasikannya di sini, hehe.. Dan pada sore harinya saat seluruh peserta selesai mempresentasikannya, pemenang pun diumumkan. Kami pun kedatangan tamu spesial sore itu, adalah co-CEO RIM Jim Balsillie yang mengumumkan pemenang dan memberikan hadiahnya kepada para pemenang. Kebetulan memang di ruangan sebelah sedang diadakan launching event BlackBerry Bold 9790 (Bellagio) dan Curve 9380, dan Jim datang ke Jakarta untuk meresmikan peluncurannya.

Selamat kepada para pemenang dan sampai berjumpa di event BlackBerry selanjutnya.

BlackBerry

Hands-on Review Foursquare 3.2.8 for BlackBerry

Dua hari yang lalu saya mendapatkan e-mail dari Foursquare yang memberikan info bahwa Foursquare for BlackBerry versi 3.2.8 alpha telah siap untuk diunduh. Saya pun akhirnya mencoba menggunakan aplikasi ini (kembali) setelah beberapa waktu tidak menggunakannya.

Pada versi 3.2.8 ini ada beberapa update mulai dari gambar icon, user interface, performa baterai dan GPS, optimasi proses dan fitur notifikasi. Jika dilihat dari optimasi proses, terlihat bahwa proses yang ada di dalam foursquare terasa lebih ringan, namun tetap akan menjadi lambat jika jaringan kita, atau device kita gagal mendeteksi lokasi kita berada di saat itu. Yang menarik dari update ini adalah notifikasi. Pada notifikasi ini kita bisa melihat update terbaru dari teman-teman kita, dan juga kita bisa melihat status update dari teman kita. FItur yang lain tidak ada perubahan secara mendasar, hanya optimasi kinerja di belakang saja.

Mari kita tunggu versi finalnya :)

BlackBerry

Hands-on Review: Integrasi Foursquare 3.0 dengan BBM 6

Setelah sebelumnya saya mengulas tentang foursquare 3.0, sekarang saya ingin membahas tentang integrasi aplikasi ini dengan BBM 6. Seperti yang kita ketahui beberapa hari yang lalu BBM 6 akhirnya diluncurkan. Pada BBM 6 ini memang dijanjikan akan ada fitur integrasi dengan aplikasi BlackBerry, dimana kita dapat meng-update status dan menambahkan detil profil kita dari aplikasi. Misalkan kita mendapatkan suatu badge di suatu aplikasi, kita dapat menambah informasi tadi ke BBM profile. Selain itu kita dapat melakukan in-app chat menggunakan BBM. Chatting bisa dilakukan di dalam aplikasi ketiga, namun lawan bicara kita tidak perlu memiliki aplikasi tersebut, hanya butuh BBM dan semua berjalan dengan lancar.

Setelah menghapus beberapa aplikasi untuk memberikan ruang kepada BBM 6, saya pun menginstall BBM, dan terlihat bahwa ternyata Foursquare 3.0 sudah dipersiapkan untuk integrasi dengan BBM 6. Menurut informasi yang ada, selain foursquare, yang berasal dari Amerika Serikat, ada beberapa aplikasi lokal yang sudah dipersiapkan untuk integrasi dengan BBM 6.

Saat selesai menginstall BBM 6 dan menjalankan Foursquare, terlihat permintaan untuk setup integrasi Foursquare dengan BBM 6.

 

 

 

 

 

 

 

Lalu apa yang bisa dilakukan foursquare setelah melakukan integrasi dengan BBM? Sebenarnya saya agak kecewa dengan apa yang bisa dilakukannya, tapi lumayan berguna dan pasti banyak orang Indonesia yang pakai: status message BBM kita tergatnti saat kita check-in di venue.

Integrasi Foursquare dengan BBM ini menurut saya masih tidak begitu penting. Karena integrasinya masih sebatas hanya update status BBM dengan informasi kita sedang check-in di venue apa. Namun hal ini bisa jadi salah satu daya tarik beberapa pengguna BB yang memang suka “berbagi” informasi seperti itu.

Di samping Foursquare, ada beberapa aplikasi lain, beberapa di antaranya adalah aplikasi buatan lokal, yang telah dilengkapi dengan integrasi dengan BBM 6. Mari kita tunggu informasi selanjutnya.